Kenapa Asam Lambung Naik Waktu Puasa?

Tidak berasa, bulan Ramadan telah masuk dalam minggu ke-3. Sayangnya, kemungkinan ada beberapa waktu puasa Anda yang gagal sebab asam lambung naik. Walau sebenarnya, umumnya situasi asam lambung biasa saja. Lalu, apa ya pemicunya?

Perlu untuk diketahui, baik Anda mempunyai kisah asam lambung atau yang tidak, Anda masih dapat alami asam lambung yang naik sampai ke kerongkongan. Di dunia klinis, ini diketahui untuk gastroesophageal reflux disease (GERD). Tanda-tanda yang muncul dapat berbentuk ngilu, ulu hati perih, serta sensasi seperti terbakar di dada.

Disebutkan oleh dr. Alvin Nursalim, SpPD, dari KlikDokter, asam lambung yang seringkali naik waktu puasa disebabkan oleh situasi lambung yang kosong kelamaan. Puasa membuat perut Anda kosong semasa kira-kira 13 jam. Mengakibatkan, asam lambung juga naik-turun, dari lambung yang kosong ke arah ruang lain, hingga memunculkan tanda-tanda yang tidak nyaman.

Bila tidak sedang puasa, pasien GERD memang dianjurkan untuk makan dalam bagian kecil tetapi dengan frekwensi yang seringkali. Nah, saat tidak terisi sebab puasa, lambung akan “protes” melalui naiknya asam lambung.

Bisa puasa atau mungkin tidak?
Pasien mag, GERD, atau sakit lambung seringkali berasa waswas waktu berpuasa. Pikirnya, dibanding asam lambung naik, lebih bagus tidak perlu puasa saja. Tetapi jangan begitu cemas, menurut dr. Dyah Novita Anggraini dari KlikDokter, pada intinya, puasa tersebut tidak jadikan lambung memiliki masalah.

Kuncinya, cocokkan dengan permasalahan lambung Anda. Bila permasalahan lambung Anda sebelumnya dikarenakan oleh skema makan yang tidak teratur (belum parah) asam lambung , Anda masih dapat berpuasa sebab puasa malah membuat skema makan semakin teratur.

Beda perihal bila permasalahan lambung yang dirasakan telah tiba memunculkan cedera di pencernaan. Kata dr. Dyah, pasien sakit lambung yang telah kronis bisa tunda puasanya dahulu, ditambah lagi bila sampai berlangsung muntah darah serta ngilu perut terlalu berlebih.

Menahan supaya asam lambung tidak naik waktu puasa
Walau asam lambung naik waktu puasa dapat Anda rasakan, tetapi bukan bermakna tidak dapat dihindari. Buat Anda yang permasalahan lambungnya belum kronis serta masih ingin berpuasa, coba panduan berikut ini supaya asam lambung tidak naik hingga buat Anda gagal puasa:

Jangan langsung tidur sesudah sahur atau berbuka puasa
Berilah interval minimal 3 jam sesudah makan sahur atau buka puasa. Umumnya, sesudah makan, produksi asam akan bertambah. Jika Anda langsung berbaring, asam lambung malah dapat mengalir ke esofagus.

Pilih bagian kecil tetapi seringkali waktu sahur serta berbuka puasa
Jangan langsung makan dalam bagian besar sampai perut berasa penuh. Konsumsilah seringkali, tetapi dalam bagian kecil waktu sahur serta buka. Ini akan membuat lambung terus terisi tanpa ada menyebabkan berlangsungnya pembesaran terlalu berlebih.

Pilih makanan yang ramah lambung
Jauhi makanan yang begitu berlemak serta berminyak, asam, pedas, serta makanan yang memiliki kandungan gas seperti kol, sawi, dan nangka. Bagusnya hindari minuman mengandung alkohol serta cafein.

Waktu perut berasa tidak nyaman, lebih bagus mengonsumsi sup hangat dengan kuah yang mudah (bukan krim soup). Waktu sahur, janganlah minum susu full-cream atau keju, sebab muatan lemaknya dapat tingkatkan produksi asam lambung.

Asam lambung naik waktu puasa biasanya dikarenakan oleh situasi lambung yang kosong kelamaan. Waktu lambung tidak mempunyai suatu hal untuk diolah, situasi ini membuat naik-turun serta naik ke kerongkongan, hingga tanda-tanda yang tidak nyaman juga mengganggu. Bila Anda masih ingin berpuasa serta kurangi frekwensi kekambuhan, kerjakan langkah penjagaan di atas. Jika memang perlu, jumpai dokter Anda untuk memperoleh pendapat klinis sesuai situasi lambung Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *