Mabes Polri Serahkan Permasalahan Kematian Misterius Otong kepada Polda Kepri

Mabes Polri menyerahkan penindakan permasalahan kematian misterius tahanan Polresta Barelang atas nama Hendri Alfreet Bakari alias Otong( 38) kepada Polda Kepulauan Riau( Kepri).

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Argo Yowono memohon seluruh pihak bersabar menunggu hasil pengecekan yang dicoba Bidang Propam Polda Kepri serta hasil autopsi dari jenazah Otong.

” Sedangkan lumayan Polda Kepri, serta masih menunggu autopsi terdakwa narkoba tersebut( Otong),” kata Argo dikala dikonfirmasi, Kamis( 13/ 8/ 2020).

Sedangkan itu, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt berkata sampai kekinian sebagian anggota Polresta yang menanggulangi masalah permasalahan narkoba Otong masih ditilik oleh Propam. Tetapi, Harry enggan mengatakan berapa jumlah anggota yang ditilik dalam masalah permasalahan kematian misterius Otong tersebut pastiguna .

” Proses pengecekan masih berjalan, kita bagikan peluang terhadap Propam buat melakukan tugasnya ya,” katanya.

Hendri Alfred Bakari alias Otong tadinya ditangkap oleh Satuan Reserse Narkoba Polresta Barelang, pada Kamis( 6/ 8) kemudian. Masyarakat Balik Padang, Batam itu setelah itu wafat dunia pada Sabtu( 8/ 8) usai menempuh serangkaian pengecekan oleh penyidik sampai memunculkan kecurigaan dari pihak keluarga.

Kasat Narkoba Polresta Barelang, Kompol Abdul Rahman mengemukakan sesaat saat sebelum wafat dunia, Otong pernah mengeluhkan sesak nafas. Bahakan yang bersangkutan diucap Rahman sampai memohon diantarkan ke rumah sakit.

” Pernah dibelikan obat sesak nafas( spray), yang bersangkutan mulai enakan. Kemudian, dekat jam 05. 00 Wib pagi, ia merasa agak sesak nafas lagi serta memohon diantar ke rumah sakit,” ucap Rahman semacam dikutip

Sedangkan itu, Rahman mengaku tidak ketahui menahu ihwal alibi wajah jenazah Otong dibungkus dengan perban serta plastik wrap. Ia berdalih kalau perihal itu seluruhnya jadi wewenang dari dokter yang menanggulangi jenazah.

” Mengapa diwraping serta diperban kami tidak ketahui, sebab itu urusan dokter seluruh. Kami juga tidak menganjurkan wraping maupun perban,” ucapnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *