Peternakan Kambing Perah – Yang Perlu Anda Ketahui Saat Memelihara Kambing Perah

Inti dari peternakan kambing perah adalah kambing. Hewan ini adalah ruminansia terkecil yang pernah dijinakkan manusia. Kambing telah memproduksi susu dan daging untuk konsumsi manusia lebih lama daripada domba dan

sapi. Hewan ini juga tangguh, bertahan hidup di daerah kering, tropis, dan pegunungan. Saat ini, kambing terus menerus didomestikasi di seluruh dunia sebagai bentuk mata pencaharian.

Dalam perspektif global, lebih banyak orang yang mengonsumsi susu kambing daripada susu sapi. Tekstur susu pilih jenis ras domba kambing yang lebih baik terutama karena gumpalan lemak lebih kecil dari susu sapi. Ini membantu pencernaan susu, terutama bagi penderita perut sensitif. Selain itu, peternakan kambing perah dihindarkan dari terlalu banyak

pakan karena kambing memakan berbagai macam dedaunan. Mereka dapat memilih bagian tanaman yang bergizi. Dengan demikian, kambing sebagai penyintas tangguh dan dapat dilihat sebagai tempat tinggal dimana ternak lain tidak bisa.

Sebagian besar upaya untuk meningkatkan peternakan kambing perah difokuskan pada produksi susu yang lebih banyak dan lebih baik. Untuk itu, ras dan kesehatan hewan diberi perhatian khusus. Ras tertentu lebih berharga

sebagai produsen susu. Kambing penghasil susu tinggi yang paling umum adalah Saanen, Toggenburg, Anglo Nubian, Alpine dan Oberhasli. Masing-masing memiliki ciri fisik yang berbeda dan hidup pada kondisi optimum yang berbeda pula.

Di bidang kesehatan hewan, pengendalian parasit internal saat ini menjadi pusat penelitian karena penyakit parasit sering menyebabkan hewan yang sakit-sakitan dan produksi susu yang rendah. Nutrisi yang tepat juga sangat

penting karena itu apa yang diberikan kepada kambing perlu diperhatikan. Iklim dan cuaca adalah dua faktor lain yang menentukan kualitas dan jumlah susu. Kambing dapat bertahan hidup dalam kekeringan lebih baik daripada sapi dan domba, tetapi produksi susunya juga akan lebih sedikit selama musim kemarau.

Pada peternakan kambing perah, pemerahan dilakukan satu sampai dua kali sehari dengan selang waktu minimal 12 jam. Seekor rusa betina rata-rata dapat memberi 2 liter susu per hari. Peternakan nonkomersial dapat memerah jual domba murah area klaten, yogyakarta susu kambing secara manual. Perusahaan komersial yang lebih maju memiliki mesin mekanis untuk melakukan pekerjaan ini.

Kambing perah biasanya berakhir sebagai daging setelah tidak lagi layak secara ekonomi untuk produksi susu. Pengecualian terjadi saat kambing mati atau dibunuh karena alasan lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *